TRENDING TAG:
  • Home
  • Kesehatan
  • Kualitas Udara Buruk, PMI dan Diskes Dumai Bagikan 8.000 Masker Gratis...

Kualitas Udara Buruk, PMI dan Diskes Dumai Bagikan 8.000 Masker Gratis

Kamis, 3 September 2015 | 21:38:08
DUMAI - Kualitas udara di Kota Dumai beberapa hari belakangan ini mulai memburuk dan cukup membahaya kesehatan manusia yang beraktivitas diluar rumah akibat kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan baik dari daerah ini maupun kiriman.

Menindaklanjuti buruknya kualitas udara akibat kabut asap, Palang Merah Indonesia (PMI) dan Dinas Kesehatan Kota Dumai membagikan sebanyak 8.000 masker gratis kepada masyarakat pengguna jalan raya maupun ke sekolah yang ada di seputaran perkotaan.

Ketua PMI Dumai, Said Mustafa, melalui Sekretaris Markas PMI Kota Dumai, Lilik Dwi, mengatakan bahwa kondisi udara di daerah ini cukup membahaya kesehatan manusia. Oleh karena itu, pihaknya langsung menggelar aksi membagikan masker gratis kepada masyarakat.

"Pembagian 3.000 masker merupakan langkah pencegahan agar masyarakat khususnya anak-anak sekolah tidak terjangkit dan terhindar dari ISPA. Karena anak sekolah khususnya ditingkat taman kanak-kanak dan sekolah dasar sangat rentan terjangkit ISPA," katanya, Kamis (3/9/15).

Lilik juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk mengurangi aktifitasnya di luar rumah, karena adanya kondisi udara yang kurang sehat dan berbahaya itu sangat membahayakan kesehatan manusia. Jikapun memang diharuskan dan perlu keluar rumah, keluarlah seperlunya saja, dan gunakan masker.

"Pembagian masker ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh PMI pada saat terjadinya bencana kabut asap yang memang terjadi setiap tahunnya pada musim kemarau seperti ini. Dengan pembagian masker ini kami berharap dapat mengurangi terjadinya Infeksi Saluran Pernapasan," harapnya. 

Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, Paisal, mengatakan pemberian masker gratis ini adalah langkah tanggap Pemerintah Kota Dumai kepada masyarakatnya agar terhindar dari penyakit saluran pernafasan dikala musim kabut asap dampak dari kebakaran hutan dan lahan terjadi pada setiap tahunnya.

"Kita dari pemerintah menyediakan sebanyak 5.000 masker gratis yang sudah dibagikan kepada masyarakat umum. Langkah ini dapat mengantisipasi dampak dari kabut asap seperti ISPA yang menyerang kesehatan masyarakat," kata mantan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Dumai.

Sementara menuru laporan dari Kantor Lingkungan Hidup Kota Dumai, kata Paisal, kualitas udara di Kota Dumai pada pagi hari ini masuk level berbahaya. Atas dasar itu Pemko Dumai melalui Dinas Kesehatan Kota Dumai membagikan 5.000 lembar masker garatis kepada masyarakat.

"Pembagian 5.000 masker gratis merupakan langkah pencegahan agar masyarakat khususnya anak-anak sekolah, lansia dan ibu hamil tidak terjangkit ISPA. Kabut asap kebakaran hutan dan lahan jika terhirup kedalam tubuh dapat menyebabkan gangguan kesehatan pernafasan seperti ISPA," jelasnya. 

Paisal, juga menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Kota Dumai untuk memperbanyak mengonsumsi air putih jika sering melakukan aktivitas di luar rumah dan tidak lupa menggunakan masker sebagai pelindung agar tidak terhirup kabut asap tercampur partikel sisa kebakaran hutan dan lahan.

(adi/adi)
BAGIKAN:
KOMENTAR
BERITA LAINNYA
BERITA TERPOPULER