TRENDING TAG:

Penyebab Bau Napas tak Sedap Saat Puasa

Kamis, 15 Juni 2017 | 18:01:28
Ilustrasi penyebab bau napas tak sedap saat puasa
PEKANBARU - Puasa di bulan Ramadan merupakan salah satu ibadah wajib setiap umat muslim. Saat awal berpuasa, mungkin tubuh akan melakukan penyesuaian karena kurang lebih selama 12 jam tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman.

Saat puasa, salah satu masalah klasik yang kerap menghampiri adalah masalah bau mulut. Bagi mereka, mungkin juga kamu, yang setiap hari selalu berkomunikasi langsung dan intensif dengan orang sekitar, bau mulut bisa saja mengganggu.

Banyak faktor yang bisa membuatmu memproduksi "napas naga" ketika puasa. Berikut beberapa hal yang harus kamu perhatikan agar terhindar dari masalah bau mulut selama puasa:

Pemilihan makanan

Saat berbuka atau sahur, perhatikan kembali kandungan makanan yang kamu konsumsi. Hindari makanan yang mengandung aroma menyengat seperti bawang putih, merah, bawang bombay, petai, dan terlalu banyak makanan manis.

Pilihlah, makanan sehat, seperti sayur dan buah. Kandungan air dan serat dalam sayur dan buah dapat membantu membersihkan mulut secara alami, mencegah plak gigi sehingga membantu meminimalisasi timbulnya bau mulut.

Perut dan usus

Bau mulut bisa juga disebabkan oleh penyakit yang berhubungan dengan perut dan usus (gastrointestinal). Infeksi bakteri Helicobacter pylori, bakteri ini sering terdapat diperut, kerap menyebabkan naiknya asam lambung. Apabila asam lambung naik ke kerongkongan maka akan memicu munculnya bau napas.

Sinus

Penyakit sinus memang menyerang rongga hidung. Tetapi, efeknya dapat membuat ingus berlebihan sehingga ingus turun kembali ke tenggorokan dan membuat bakteri berkembang biak.

Bila terjadi infeksi, ingus akan berhenti bersirkulasi hingga menumpuk dan membuat bakteri memenuhi mulut dengan bau yang tidak sedap.

Bakteri dan kurang air minum

Hampir 90 persen, menurut ahli biologi, kondisi bau mulut disebabkan oleh bakteri sisa-sisa makanan dan protein dalam air liur. Dalam penelitian yang dilakukan oleh American Dental Association (ADA) kondisi air liur yang berkurang di dalam mulut akan membuat bakteri cepat tumbuh. 

Untuk faktor yang satu ini, tidak hanya yang berpuasa yang akan mengalami bau mulut, tetapi mereka tidak terhidrasi dengan baik akan mengalami permasalahan yang satu ini. Idealnya cukupilah kebutuhan meminum air sebanyak 2 liter.

Bersihkan mulut setelah makan

Ketika bakteri bertemu dengan sisa-sisa makanan maka bakteri akan melepaskan senyawa sulfur. Senyawa inilah yang akan menjadi biang keladi timbulnya bau mulut. Dengan begitu, "wajib" hukumnya untuk membersihkan mulut dengan menyikat gigi setelah makan, khususnya saat sahur.

Untuk menjaga kebersihan mulut dan mengontrol populasi bakteri, kamu bisa memilih pasta gigi yang dapat melawan kuman penyebab bau mulut, seperti Closeup Ever Fresh.

Formula baru dalam Closeup Ever Fresh mengandung Antibacterial Mouthwash Formula yang akan membuat napas Anda lebih segar hingga 12 jam. Tak hanya itu, Closeup Ever Fresh membantu gigimu tampak lebih putih dan kuat.

Dengan memperhatikan beberapa faktor di atas, kamu dapat meminimalisasi munculnya bau mulut tak sedap saat puasa seharian. Jangan sampai puasa bau mulut membuatmu tidak percaya diri dan menghambat komunikasi dengan rekan kerja di kantor dan pasangan di rumah.

Sumber: beritagar
BAGIKAN:
KOMENTAR
BERITA LAINNYA