TRENDING TAG:
  • Home
  • Lingkungan
  • Bupati Meranti Instruksikan Percepat Pembangunan Infrastruktur...

Bupati Meranti Instruksikan Percepat Pembangunan Infrastruktur

Senin, 30 Maret 2015 | 16:50:20
MERANTI - Sebagai daerah pesisir yang wilayah lautnya lebih luas dari pada daratan, sudah sewajarnya bila Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti harus terus menggali potensi alam pesisir yang yang sangat kaya. 

Salah satu potensi sumber daya alam sektor pesisir adalah obyek wisata. Bahkan bila digarap dengan maksimal, bukan tidak mungkin sektor wisata ini akan menjadi pondasi utama pemasukan asli daerah (PAD) untuk Kabupaten Kepulauan Meranti.
 
Dan Desa Bokor di Kecamatan Rangsang Barat, dinilai memiliki potensi pariwisata yang menjanjikan untuk disulap menjadi gerbang pariwisata Kabupaten Meranti. Alam lautnya yang indah, karya seni dan budaya warga Desa Bokor yang sangat dengan alam pesisir, membuat Desa Bokor sangat layak untuk dijadikan ikon wisata bagi Kabupaten Meranti. 
 
Bupati Kepulauan Meranti, Drs. H. Irwan, MSi, sangat mendukung upaya menjadikan Desa Bokor sebagai gerbang wisata Kepulauan Meranti. Namun, kata bupati, untuk mewujudkannya perlu dilakukan berbagai pembenahan infrastruktur, seperti jalan, pelabuhan dan sebagainya. Bupati juga melihat, potensi Desa Bokor sebagai wisata agro juga sangat menjanjikan. 
 
"Saya melihat potensi wisata di Desa Bokor, namun pelabuhannya sudah lapuk. Saya minta pada tahun anggaran 2016, Dermaga Desa Manggis dibangun layak dan representatif, sebagai pelengkap wisata Desa Bokor," ujar Bupati saat kunjungan kerjanya di Dusun Manggis, Desa Bokor, Kecamatan Rangsang Barat. Senin (16/3).
 
Turut serta dalam Kungker Bupati, Wakil Ketua DPRD Muzamil, Kepala Bappeda, Kadis PU, Kadis Pasar, Kabag Humas, Camat Ransang Barat, Perwakilan Polres, Kades dan lainnya.
 
Instruksi Bupati itu setelah mendengar masukan dari Penghulu Desa Bokor H. Aminullah yang berkeinginan menjadikan Desa Bokor sebagai Gerbang Wisata Meranti. Sebelum mewujudkan itu, diperlukan pelabuhan yang representatif dan jembatan penghubung antara Desa Bokor-Kayu Arang. 

Sehingga disamping sebagai Gerbang Wisata Meranti, juga menjadi lintas sentral pelabuhan yang diyakini mampu memberikan multyplier efek terhadap peningkatan ekonomi masyarakat yang berjumlah 186 KK atau 3600 jiwa.
 
Selain itu Bupati juga menyoroti jalan desa yang kecil untuk ditingkatkan, pada kesempatan itu Bupati langsung meminta Dinas PU untuk melakukan program semenisasi. "Pak Kadis PU, tolong programkan semenisasi jalan Poros menuju jembatan penghubung Dusun Manggis dan Durian sehingga daerah ini menjadi cikal bakal wisata Meranti," ucap Bupati.

Untuk mendukung konektifitas, Bupati juga mengintruksikan jembatan Bokor segera dilelang dan dibangun. "Jangan ada hambatan lagi segera bangun agar daerah ini cepat berkembang,"ujarnya.
 
Setelah jalan, pelabuhan dan jembatan, tak lengkap kirannya jika tidak didukung oleh sumber penerangan. "Kita juga akan pasang tiang listrik, semoga daerah ini bisa dipromosikan menjadi kawasan wisata baru,"papar Bupati.
 
Sebutan Dusun Manggis dan Dusun Durian pada daerah ini dinilai Bupati merupakan sebuah potensi yang layak dikembangkan sebagai kawasan Agro Wisata yang khas. Untuk itu Pemda merencanakan akan membantu bibit Durian dan Manggis dalam jumlah yang cukup untuk diberikan di setiap rumah. 

Jangan sampai tinggal namanya saja, tetapi pohonya tidak ada, mari tanam pohon Durian dan Manggus sebanyak mungkin," ajak Bupati pada masyarakat, agar ciri khas daerah tetap terjaga. 
 
Selain itu, Bupati berjanji akan terus mensosialisasikan potensi wisata tersebut kepada investor untuk berinvestasi, seperti membuat Cottage atau tempat peristirahatan untuk para wisatawan. 
 
Kesemuanya itu dikatakan Bupati, dalam rangka menekan angka kemiskinan dan memberikan kesejahteraan kepada masyarakat khususnya masyarakat Kecamatan Rangsang Barat. 

Bupati juga berharap dukungan dari masyarakat untuk selalu menjaga kondusifitas daerah, agar tdak ada kekawatiran dan memberikan rasa aman kepada investor yang ingin berinvestasi. 

"Kita harapkan di Kabupaten Meranti banyak pabrik dan usaha yang masuk, otomatis lapangan kerja dan kesempatan kerja semakin luas, terjadi peningkatan kesejahteraan," jelasnya 
 
Bupati juga menyarankan demi menjaga kondusifitas, segala permasalahan dan gejolak yang timbul dimasyarakat dapat diselesaikan secara kekeluargaan tanpa harus berurusan hingga ke polisi. "Mari selesaikan saja secara kekeluargaan agar negeri kita terasa aman dan nyaman," pungkas Bupati.

(adv/hum/fan)
BAGIKAN:
KOMENTAR
BERITA LAINNYA