TRENDING TAG:
  • Home
  • Lingkungan
  • Abu Zaki Minta Kerusakan Pipa PDAM Dumai Dituntaskan...

Abu Zaki Minta Kerusakan Pipa PDAM Dumai Dituntaskan

Rabu, 8 April 2015 | 16:21:31
DUMAI - Abu Zaki, Ketua KNPI Kota Dumai meminta kepada pihak terkait untuk segera menuntaskan persoalan pipa air milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang rusak akibat pembangunan drainase yang dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) setempat yang dinilai kerugiannya mencapai ratusan juta itu.

"Ini aset negara harus diganti rugi dong, apalagi ini pipa untuk saluran air yang didambakan masyarakat Dumai. Kami harap DPRD melalui komisi terkait untuk segera menuntaskan persoalan ini. Jangan sampai aset negara ini dibiarkan begitu saja dan tidak ada ganti ruginya," kata Abu Zaki, Rabu (8/4/15).

Dijelaskan tokoh muda Kota Dumai, kerusakan pipa air PDAM Dumai jangan dianggap sepele, karena pembangunan pipa ini menggunakan uang rakyat yang dikemas melalui APBD. Oleh karena itu, sudah saatnya instansi terkait untuk segera menuntaskan persoalan yang menyangkut kebutuhan orang banyak.

"Kendati air bersih belum mengalir ke rumah warga, tapi jangan sampai saluran airnya rusak dibiarkan begitu saja. Saya menyampaikan masalah ini karena sudah banyak keluhan yang disampaikan masyarakat," kata Abu Zaki, yang dikabarkan bakal maju sebagai kepala daerah pada Pilkada bulan Desember 2015 mendatang ini.

Abu Zaki, juga mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota Dumai dizaman kepemimpinan Walikota Dumai Khairul Anwar, karena banyak melakukan pembangunan baik peningkatan infrastruktur jalan, drainase, dan bangunan pusat pelayanan umum lainnya.

"Saya juga apresiasi apa yang telah dibuat pak Khairul Anwar selama memimpin. Sudah banyak beliau lakukan untuk masyarakat. Tapi saya harapkan, pembangunan ini bisa lebih bagus dan merata lagi di tahun 2015 ini. Jadi ibarat kata, berhenti menjabat meninggalkan kinerja bagus dan manfaat bagi rakyatnya," ujarnya.

Sebagai data tambahan, Kerusakan pipa penyalur air bersih milik PDAM Dumai akibat penggalian drainase di Jalan Sukajadi (Diponegoro) mencapai Rp 1,4 miliar. Meski demikian, angka tersebut masih diragukan kesahihannya.

Kerusakan terjadi pada pipa-pipa itu ditanam sejak tahun 2009 lalu. Namun, pipa itu belum berfungsi untuk menyalurkan air bersih ke rumah-rumah masyarakat. Investasi yang ditanam untuk proyek air minuk itu mencapai Rp 144 miliar lebih.

PPK Proyek Penanggulangan Banjir Dinas PU Dumai Rahadi mengatakan, pihaknya pada posisi dilema saat menggarap proyek penanggulangan banjir di wilayah perkotaan. Tidak ada pihak yang dapat dipersalahkan kala aset PDAM rusak gara-gara penggalian drainase.

"Dikatakan perencanaan yang kurang maksimal, karena ada aset di areal penggalian benar juga. Dikatakan PDAM tidak turun serta mengawasi benar juga. Sedangkan penanggulangan banjir wajib dilakukan di sisi jalan Sukajadi. Mau tak mau, itu rusak," sebutnya, baru-baru ini.

Untuk menyelesaikan persoalan itu, pihaknya harus berembuk dulu dengan DPRD Dumai. Namun, solusi yang memungkinkan menurut dia, ‎pembenahan air bersih di Dumai perlu ada investor handal menanganinya. 

  (adi/adi)
BAGIKAN:
KOMENTAR
BERITA LAINNYA