TRENDING TAG:
  • Home
  • Olahraga
  • Kacau, Atlet Berprestasi Kota Dumai Hijrah Keluar Daerah...
Minim Perhatian Pemerintah

Kacau, Atlet Berprestasi Kota Dumai Hijrah Keluar Daerah

Kamis, 3 September 2015 | 21:17:12
DUMAI - Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Dumai, Khairuddin, mengatakan kurangnya perhatian dari Pemerintah Kota Dumai membuat sejumlah atlet berprestasi hijrah ke daerah lainnya. Hal ini tentu membuat Kota Dumai minim atlet berprestasi.

"Sampai saat ini terdapat banyak atlet berprestasi yang hijrah ke daerah lain akibat kurang perhatian, seperti tidak diberi uang pembinaan. Mereka lebih memilih hijrah karena di daerah lain mampu memberi mereka uang pembinaan dan fasilitas," kata Khairuddin, Kamis (3/9/15).

Dengan kondisi seperti ini, Khairuddin berharap kepada Pemerintah Kota Dumai untuk membuka mata hatinya dan memperhatikan lagi kepada putra-putri daerah ini yang sudah berhasil membawa prestasi di kancah olahraga baik tingkat provisin hingga tingkat nasional.

"Banyak dari kalangan atlet berprestasi ini mengatakan bahwa Pemko Dumai tidak membutuhkan atlet lokal. Padahal, secara tidak langsung putra-putri kita ini sudah beberapa kali memberikan sumbangan nama Kota Dumai dengan prestasi yang mereka raih di luar daerah," tegasnya.

Untuk itu, lanjutnya, pihaknya juga berharap Pemerintah Kota Dumai dapat menyetujui proposal yang diusulkan KONI. Salah satu poin penting dalam proposal yang diajukan oleh KONI Dumai itu adalah anggaran pembinaan pelatihan dan atlet berprestasi yang selama ini sudah menyumbang pretasi. 

"Jika nantinya anggaran itu disetujui, KONI akan menyalurkan uang pembinaan agar atlet berprestasi tidak hijrah kedaerah lain. Saat ini ada 5 atlet yang sudah hijrah ke Kabupaten lain di Riau 2 atelit ke Kabupaten Inhu, 2 Atelit ke Kabupaten Bengkalis dan 1 atelit panjat tebing sudah hijrah ke Kabupaten Rohil," katanya.

Padahal kata Khairuddin, ke lima atlet tersebut sudah lama mendapatkan didikan dari KONI hingga berpotensi meraih medali emas diajang kejuaran lomba baik tingkat provinsi maupun tingkat nasional. Sayangnya, kurang perhatian itu membuat ke lima atlet tersebut meninggalkan Kota Dumai ke daerah lain.

"Mereka para atlet yang pindah ke daerah lain karena diberi pembinaan dan diberi fasilitas serta diberi pekerjaan oleh Pemkab setempat. Sedangkan di Kota Dumai para atlet berprestasi belum diberi uang pembinaan sehingga lebih memilih hijrah ketempat lain dan ini sangat menyedihkan," ucapnya.

Menindaklanjuti masalah atlet hijrah ke daerah lain, KONI Dumai berkomitmen tidak mau kehilangan atlet terbaik yang berpotensi meraih medali emas hijrah ke daerah lain. Maka dari itu, tahun KONI Dumai sudah mebuat proposal dan sudah diajukan ke Pemko Dumai agar pemerintah mengalokasikan dana pembinaan di 2016. 

"Dengan begitu pelatih dan atlet berprestasi bisa kita beri dana pembinaan setiap bulan. Pengurus KONI juga sudah menemui Komisi I DPRD Dumai, Kepala Disbudparpora Kota Dumai, Sekda, serta Kabag Keuangan agar anggaran disetujui dan bisa diberikan kepada yang berhak," pungkasnya.

(adi/adi)
BAGIKAN:
KOMENTAR
BERITA LAINNYA