TRENDING TAG:
  • Home
  • Pendidikan
  • SMP Laskar Pelangi Berlantai Tanah dan Berdinding Papan...

SMP Laskar Pelangi Berlantai Tanah dan Berdinding Papan

Selasa, 26 Mei 2015 | 18:09:26
PELALAWAN - Laskar Pelangi begitulah sebutan SMP di Desa Lubuk Keranji Timur kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan. Nama yang indah tapi tak seindah dengan bangunannya. Sungguh, miris sekali melihat bangunan sekolah seperti ini saat pemerintah menggalakkan dunia pendidikan.

Sebuah tiang kayu tak lurus, bengkok-bengkok menjulang tinggi ke langit, tepatnya di depan bangunan. Di atas paling ujung, terpasang sang saka bendera merah putih ukuran kecil. Ini menandakan ada aktivitas kedinasan.

Dia adalah SMPN 1 lokal jauh Kelurahan Rawang Empat tepatnya di Desa Lubuk Keranji Timur, Kecamatan Bandar Petalangan. Berada persis di tanah lapang, kurang lebih empat hektar sangat mengusik pemandangan. Bangunan tua berdindingkan papan ini, dikabarkan bangunan ini milik LKMD pemerintahan desa setempat.

Alasan jarak tempuh desa Lubuk Keranji dengan Kelurahan Rawang Empat sedikit jauh, maka tokoh masyarakat setempat sepakat membuat lokal jauh SMP ini. Hanya bermodalkan sebuah bangunan papan tidak terlalu besar. Maka disekat-sekatlah, bangunan ini, menjadi ruang kelas. Setidaknya, ada tiga ruangan kelas dimodifikasi. Satu kelas disekat lagi dan diperuntukkan untuk ruang majelis guru.

Ironis memang. Tapi begitulah adanya. Bahkan, untuk mengobati jiwa siswa dengan ruang yang sangat memprihatinkan ini. Sekolah ini, dibuat slagan yakni SMP Laskar Pelangi. Diyakini dengan slogan tersebut para siswa terus bersemangat belajar dengan gedung sekolah dan fasilitas yang ala kadarnya.

Memprihatinnya, sampai disitu. Tentunya tidak. Memiliki jumlah murid total 22 orang dari kelas 7 sampai 9 akitivitas mengajar mengajar sekolah ini, tetap berjalan normal hanya di ajari empat orang guru. Bahkan satu orang guru merangkap empat sampai lima mata pelajaran setiap kelas. Sungguh ironis. Ya memang begitulah adanya.

Bahkan dari empat orang majelis guru ini, tidak satupun, berstatus PNS. Semuanya adalah honorer di Dinas Pendidikan kabupaten Pelalawan. Satu orang dari empat guru ini, ditunjuk menjadi kepala sekolah.

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan, MD Rizal, sekolah tersebut tahun ini, dibangun tiga ruang kelas melalui dana APBD Pelalawan. Bahkan saat ini, sekolah tersebut sudah masuk kepada proses tender.

MD Rizal, menegaskan kenapa sekolah ini, jauh-jauh hari tidak dibangun oleh pemerintah. Sebab, sekolah ini, sudah memiliki sekolah induk. Jarak tempat dari desa Lubuk Keranji ke Kelurahan Rawang Empat tempat sekolah induk tidaklah terlalu jauh.

"Jadi aturannya memang begitu. Jarak sekolah induknya tidak jauh. Jadi, hanya memamfaatkan sekolah induk ini," sebut dia. 

(rdk/rtc)
BAGIKAN:
KOMENTAR
BERITA LAINNYA
BERITA TERPOPULER