TRENDING TAG:
  • Home
  • Politik
  • Cakada Rohul Turunkan Mata-Mata Awasi Kecurangan Lawan...

Cakada Rohul Turunkan Mata-Mata Awasi Kecurangan Lawan

Sabtu, 5 September 2015 | 12:04:19
ROKAN HULU - Dalam rangka mengkondusifkan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak yang bakal dilaksanakan 9 Desember 2015 mendatang, masing-masing calon Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hulu menyebar mata-mata untuk mengawasi pergerakan politik tidak sehat.

Informasi yang berhasil dirangkum dari salah satu Tim Sukses calon kepala daerah menyebutkan, mata-mata yang disebar itu fungsing sebagai pengawas masing-masing calon maupun Tim Suksesnya dalam mempromosikan kandidatnya kepada masyarakat pemilihnya di Rokan Hulu.

Pasalanya, Pilkada Serentak kali ini sudah mulai sendikit berbeda dari tahun sebelumnya. Bagi para pejabat dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Rokan Hulu (Rohul), sebaiknya berhati-hati saat mengikuti aktivitas kampanye salah satu pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Rohul, atau mendukung calon tertentu.

Pasalnya, saat ini intel salah satu Paslon "berkeliaran" memantau pergerakan pejabat dan PNS. Mereka siap melaporkan pejabat atau PNS yang terlibat politik praktis ke Panitia pengawas (Panwas) Rohul. Langkah ini dinilai tepat oleh masing-masing Timses calon kepada daerah di Rokan Hulu tersebut.

Data dihimpun awak media dari tim sukses salah satu Paslon Bupati dan Wabup Rohul, bahwa "intelijen" yang mereka turunkan memang khusus untuk memantau pergerakan pejabat atau PNS. Harapannya, agar abdi negara sebagai pamong masyarakat tetap bersikap netral, tidak boleh mendukung calon tertentu.

Intel salah satu Paslon Kepala Daerah ini menjelaskan, pejabat dan PNS tidak dibolehkan terlibat politik praktis. Hal itu sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS. Dalam PP jelas disebutkan, bahwa setiap PNS yang terbukti akan mendapatkan sanksi dan terancam dipidana.

Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 juga menegaskan, pelaksana kampanye dalam kegiatan Kampanye Pemilu dilarang mengikut sertakan Pegawai Negeri Sipil, sesuai Pasal 86 ayat (2 dan3). Jadi sudah jelas aturan itu dan sudah tepat masing-masing Timses menurunkan mata-mata untuk mengawasinya.

(rdk/rtc)
BAGIKAN:
KOMENTAR
BERITA LAINNYA