TRENDING TAG:
  • Home
  • Sosial
  • Bupati Rohul Minta Bantuan Pemprov Riau Karena DBH Dipangkas...

Bupati Rohul Minta Bantuan Pemprov Riau Karena DBH Dipangkas

Kamis, 23 Juli 2015 | 20:30:36
ROKAN HULU - Bupati Rokan Hulu (Rohul), Achmad, meminta bantuan dana kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sebesar Rp250 miliar. Pasalnya, Dana Bagi Hasil (DBH) Rohul tahun ini dipotong pemerintah pusat hingga Rp293 miliar. 

Pemotongan DBH dari sektor Minyak dan Gas (Migas) itu disebabkan turunnya harga minyak bumi di pasaran dunia. Pemotongan ini tak hanya dirasakan Pemkab Rohul saja, tapi seluruh pemerintah daerah se-Indonesia. Akibat pemotongan tersebut, Pemkab Rohul terpaksa melakukan rasionalisasi dan optimalisasi anggaran. 
 
Menurut Achmad, awalnya prediksi awal harga minyak dunia di Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN) dipatok di kisaran 95 US$ per barel. Namun, kenyataanya harga minyak dunia melorot hingga ke titik 45-50 US$ per barel.  Akibatnya, DBH yang dianggarkan dalam APBN 2015 turun drastis.  

"Akibat penurunan DBH cukup mempengaruhi secara keseluruhan keadaan APBD kita," jelas Achmad usai kegiatan aple gabungan serta halalbihalal dengan aparatur dan juga pejabat di lingkungan Pemkab Rohul, Rabu (22/7/2015). Apel itu merupakan hari pertama masuk kerja pascalibur panjang hari raya Idul Fitri. 

Diakui Achmad, sebagai bupati, dirinya sudah lakukan komunikasi dengan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, Arsyad Juliandi Rahman. Dia meminta tambahan dana sebesar Rp250 miliar. Apalagi, hal itu dibolehkan undang-undang.  

Berdasarkan informasi yang didapatkanya, lanjut Bupati Achmad, saat ini Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) Provinsi Riau di tahun 2014 cukup besar. Dia berharap silpa itu sebagiannya diberikan ke Rohul agar serapan anggaran Pemprov Riau tahun ini lebih besar lagi. 

"Kita sudah dua kali menyurati Plt Gubri, insyaallah dalam waktu dekat ini Plt Gubri bisa membantu. Dalam undang-undang, pemerintahan yang lebih tinggi bisa membantu pemerintahan di bawahnya, apalagi itu juga bisa membantu serapan dana pemerintah provinsi," harap Achmad. 

Bila bantuan Pemprov Riau sebesar Rp250 miliar itu terealisasi, Achmad yakin seluruh kegiatan yang dianggarakan dalam APBD Rohul 2015 dapat terealisasi seluruhnya. Dengan begitu, penurunan DBH migas tidak lagi berdampak bagi pembangunan di Rohul.

(rdk/hrc)
BAGIKAN:
KOMENTAR
BERITA LAINNYA
BERITA TERPOPULER