TRENDING TAG:
  • Home
  • Sosial
  • Sakit Lambung, Nasri Mundur dari Kadis Cipta Karya Pemko Pekanbaru...

Sakit Lambung, Nasri Mundur dari Kadis Cipta Karya Pemko Pekanbaru

Rabu, 2 September 2015 | 11:43:30
Kepala Badan Kepegawaian kota Pekanbaru Azharisman Rozie memimpin kegiatan sertijab (serah terima jabatan) kepala Dinas Pekerjaan umum Cipta Karya kota Pekanbaru yang sebelumnya diemban oleh Nasri diserahkan kepada Kepala Dinas PU Bina Marga Zulkifli Harun sebagai pelaksana tugas (Plt) di ruang rapat kantor PU Cipta Karyakota Pekanbaru, Rabu (02/09/2015) pagi.
PEKANBARU - Mantan kepala Dinas PU Cipta Karya kota Pekanbaru, Nasri mengatakan ‎alasan dirinya mengundurkan diri dari jabatannya karena alasan gangguan kesehatan yang dideritanya. Penyakit yang membelitnya yakni penyakit lambung. 

Menimbang-nimbang target dan tugas yang diamanatkan Walikota kepada sangatlah berat, Nasri memilih mundur dari pada tetap bekerja tapi hasilnya tidak sesuai dengan harapan.

"Ya, berdasarkan kontrak kerja seluruh pejabat tinggi pratama harus mampu bekerja dibawah tekanan, akibat gangguan kesehatan ini saya tidak mampu lagi bekerja seperti itu," ungkap Nasri.

Penurunan kesehatan tubuh dirinya sudah dirasakan sebulan terakhir, bahkan dirinya telah mencoba konsultasi kesehatan hingga ke Malaka. Dan hasilnya dokter merekomendasi dirinya untuk istirahat dan tidak memaksakan diri untuk bekerja begitu keras.

"Dilihat sepintas lalu saya ini sehat walafiat, namun setelah diperiksa hingga ke dalamnya sudah banyak sakitnya. Seperti HP China bercesing Nokia," ungkapnya dengan bercanda.

Ketika disinggung harapan dan tugas apa yang akan dilanjutkan kepala Plt yang baru, Nasri mengatakan semua sudah dirinya persiapkan dengan matang, seluruh sistem kerja sudah jalan.

"Zulkifli Harun adalah teman seperjuangan saya, dia sudah berpengalaman dia bisa melanjutkan tugas-tugas yang saya tinggalkan," paparnya.

Ke‎tika ditanya terkait banyaknya mavia proyek yang melakukan terorr terhadapnya sehingga kesehatan dirinya terganggu. Nasri menampik hal tersebut.

"Kalau hal seperti itu sudah biasa, penyakit ini karena faktor usia, saat ini umur saya sudah 51 tahun, jadi itu hal yang wajar," tutupnya.

Nasir Sertijab Kadis Cipta Karya Pekanbaru

Sebagai data tambahan, sebelumnya Kepala Badan Kepegawaian kota Pekanbaru Azharisman Rozie memimpin kegiatan sertijab (serah terima jabatan) kepala Dinas Pekerjaan umum Cipta Karya kota Pekanbaru yang sebelumnya diemban oleh Nasri diserahkan kepada Kepala Dinas PU Bina Marga Zulkifli Harun sebagai pelaksana tugas (Plt) di ruang rapat kantor PU Cipta Karyakota Pekanbaru, Rabu (2/9/15) pagi. 

Dalam sertijab tersebut, Nasri menjelaskan kenapa dirinya mengundurkan diri atau meletakkan jabatan kepala Dinas PU Cipta Karya. Alasanya yakni gangguan kesehatan yang membelit dirinya yakni Asam Lambung yang membuat perut sebelah kiri sering sakit dan tensinya tinggi. 

Dirinya takut dengan gangguan kesehatan tersebut tidak dapat menjalankan tugas kedinasan dengan baik seperti yang diharapkan Walikota Pekanbaru. "Jadi seorang pejabat publik, harus tahan dan sanggup bekerja dibawah tekanan, tapi kondisi kesehatan yang kurang fit membuat saya memutuskan untuk mengundurkan diri," ungkap Nasri. 

Sementara, Zulkifli Harun yang ditunjung sebagai Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas PU Cipta Karya mengaku siap menjalankan amanan yang diberikan Walikota Pekanbaru.‎ "Ya, ini adalah amanah, saya akan terima dan jalankan ini dengan semaksimal mungkin," ujarnya. 

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian kota Pekanbaru Azharisman Rozie mewakili Walikota Pekanbaru terkejut dan kecewa terhadap keputusan Nasri yang mengundurkan diri. 

Tapi setelah mengetahui alasannya pemko Pekanbaru harus menerimanya. "Kinerja beliau sangat bagus, tapi gangguan kesehatan yang membelitnya membuat dia m‎emilih meletakkan jabatannya," ujarnya. 

Ketika ditanya kelanjutan posisi Nasri di Pemko Pekanbaru, Rozie menegaskan bukan di nonjobkan tapi diangkat menjadi fungsional staf ahli dibidang Pembangunan. "Dia tidak nonjob, tapi stafnya staf ahli," singkat Rozie.

(rdk/rtc)
BAGIKAN:
KOMENTAR
BERITA LAINNYA