TRENDING TAG:
  • Home
  • Sosial
  • LAZNas Chevron Duri Bantu Warga Putus Sekolah Melalui PKBM Bee Star...

LAZNas Chevron Duri Bantu Warga Putus Sekolah Melalui PKBM Bee Star

Kamis, 15 Juni 2017 | 17:18:57
PEKANBARU - Manajemen PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) Wahyu Budiarto, secara simbolis mewakili pembayar zakat karyawan muslim CPI menyerahkan dana sebesar Rp 328.666.200,- untuk Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM)  Bee Star pada 12 Juni 2017, di aula TK Cendana, Duri.
 
Dana tersebut merupakan hasil pengumpulan zakat karyawan muslim yang dikumpulkan secara kolektif melalui lembaga LAZNAs Chevron Duri untuk warga putus sekolah yang tergolong sebagai mustahik/penerima zakat yang berdomisili di wilayah sekitar operasi perusahaan khususnya Kecamatan Mandau dan Pinggir.
 
Dalam sambutannya, Presiden Direktur PT CPI, Albert Simanjuntak, menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar muslim Chevron khususnya kepada pengurus LAZNas atas kepedulian yang diberikan untuk lingkungan. “Semoga keberadaan Chevron semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutur Albert.
 
Rahayudin Manurung, selaku ketua pelaksana Lembaga PKBM Bee Star, menyampaikan terimakasih kepada karyawan muslim Chevron atas perhatian dan dukungan yang diberikan untuk meningkatkan pendidikan para mustahik yang terputus karena kendala biaya.
 
“Alhamdulillah PKBM Bee Star masih mendapat bantuan dari para karyawan Chevron yang menyalurkan zakatnya. Bantuan ini tentu sangat bermanfaat dalam  mendukung operasional proses belajar mengajar di PKBM, semoga para muzakki/pembayar zakat mendapat balasan kebaikan dari Allah SWT,” ujar Rahayudin.
 
PKBM Bee Star berdiri sejak tahun 2015. Lembaga ini diperuntukkan bagi warga putus sekolah di tingkat SD, SMP, SMA di Kecamatan Mandau dan Pinggir. 

Sejalan dengan program pemerintah, PKBM Bee Star membantu para siswa untuk mengenyam kembali pendidikannya yang sempat terhenti. 

Perusahaan ikut mendukung program tersebut dengan meningkatkan kepedulian keluarga besar Chevron kepada masyarakat khususnya dalam pengembangan sumberdaya manusia melalui jalur pendidikan.

(rdk/rls)
BAGIKAN:
KOMENTAR
BERITA LAINNYA