TRENDING TAG:
  • Home
  • Sosial
  • Sejumlah Mesjid Tanggulangi Gaji Guru Mengaji di Tembilahan...

Sejumlah Mesjid Tanggulangi Gaji Guru Mengaji di Tembilahan

Rabu, 8 Oktober 2014 | 18:08:29

TEMBILAHAN - Sejumlah pengurus masjid harus menanggulangi gaji para guru mengaji yang berperan penting dalam melaksanakan Program Gerakan Magrib Mengaji akibat Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, belum memenuhi janjinya itu.

Demikian yang dituturkan oleh Wakil Ketua KNPI Inhil, Hidayat Hamid, Rabu (8/10/14). Dikatakannya, beberapa pengurus Masjid yang ada di Kota Tembilahan mengeluhkan kondisi tersebut kepadanya.

“Beberapa pengurus Masjid mengeluhkan kondisi tersebut, mereka terpaksa memberikan gaji untuk guru mengaji di Masjid yang mereka kelola agar guru mengaji tersebut tetap mengajar dengan baik dan penuh semangat,” katanya.

Atas kejadian ini, Hidayat Hamid mempertanyakan komitmen Pemkab Inhil dalam mensukseskan Gemmar Mengaji ini. Pemkab diminta tidak hanya memberikan senandung merdu jika hanya sebagai penyejuk sementara.

“Kami minta Pemkab Inhil tidak hanya memberikan janji-janji jika tidak mampu merealisasikannya, terlebih Program Gemmar Mengaji ini selalu digaung-gaungkan oleh Bupati Inhil, HM Wardan,” ungkapnya.

Akan sangat memalukan menurut pria yang biasa disapa Dayat ini jika Pemkab Inhil tidak mampu merealisasikan apa yang mereka janjikan guru mengaji ini, terlebih orang nomor satu di Inhil saat ini selalu mempelihatkan image seorang yang religius.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekdakab Inhil, M Arifin saat dikonfirmasi mengakui jika pembayaran gaji untuk guru mengaji belum bisa dicairkan.

“Untuk pembayaran gaji guru mengaji belum bisa dibayarkan karena hingga kini kita masih dalam proses evaluasi data guru mengaji tersebut, dan kita perkirakan Pemkab akan bisa menuntaskan sebelum pelaksanaan MTQ Riau akhir tahun 2014 ini, karena kita tidak ingin membuat kesalahan dalam pembayaran, ” katanya.***(mcr-din)
BAGIKAN:
KOMENTAR
BERITA LAINNYA
BERITA TERPOPULER