TRENDING TAG:
  • Home
  • Traveler
  • Objek Wisata Riau Bisa Jadi Penopang Ekonomi Masyarakat...

Objek Wisata Riau Bisa Jadi Penopang Ekonomi Masyarakat

Minggu, 9 November 2014 | 13:09:10
PEKANBARU : Provinsi Riau dinilai memiliki kekayaan alam berupa objek wisata yang ada diberbagi daerah kabupaten/kota dan hanya tinggal dikelola dengan baik maka berpeluang menjadi magnet untuk menarik para wisatawan luar daerah atau bahkan mancanegara.

Anggota DPD RI asal Riau Maimanah Umar, di hadapan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman pada acara menyerap asipirasi masyarakat terkait dengan program legislasi nasional (Prolegnas) 2015-2019 dan Prioritas Legislasi nasional 2015 mengatakan, potensi wisata harus mulai kita angkat.

"Saya yakin, dengan banyaknya potensi wisata yang ada di Riau ini akan mampu berdampak pada ekonomi," kata Maimanah, Sabtu (8/11).

Beberapa potensi wisata tersebut diantaranya Wisata Bono, Candi Muara Takus, Wisata Pantai di Pulau Rupat, Air Terjun Batu Dinding.

Karena itu, untuk memaksimalkan harus ada peran dan dukungan penuh dari pihak terkait. Baik dalam mengangkat promosi dari wisata itu sendiri mau pun faktor pendukung seperti infrastruktur seperti jalan serta lainya.

Maimanah menhaku sudah berniat akan membawa Menteri Pariwisata RI yang baru ke Riau setelah sebelumnya gagal karena alasan sudah dekat akhir jabatan.

"Saya akan usahakan dengan Menteri Pariwisata yang baru untuk melihat potensi wisata agar dapat dikembangkan, ujar Maimanah yang juga pemilik Yayasan Masmur ini.

Sementara Plt Gubri Arsyadjuliandi Rachman menyatakan prinsipnya semua saran dan harapan untuk membangkitkan potensi wisata di Riau sangat bagus. Pemprov sendiri sangat mengapresiasi dengan telah memulai langkah-langkah pengembangan.

Diantaranya peningkatan infrastruktur jalan menuju Candi Muara Takus yang ada di XIII Koto Kampar. Begitu juga wisata Bono di Teluk Meranti termasuk Pacu Jalur di Kuansing yang kini sudah masuk dalam agenda pariwisata nasional.

Namun begitu, langkah itu juga harus ada komitmen yang sungguh-sungguh dari pemerintah kabupaten/kota.

(mcr/mcr)
BAGIKAN:
KOMENTAR
BERITA LAINNYA